Status Awas (level 4) Gunung Sinabung

Gunung Sinabung meletus, Rabu (27/12/17)

MEDAN, SuaraIndonesia.net – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara kembali meletus dengan amplitudo 120 milimeter dan durasi 500 detik pada Rabu (27/12/2017) pukul 15.36 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jarak luncur awan panas berkisar 3500 meter. Berdasarkan pemantauan Pos Pengamatan Gunung Sinabung PVMBG, tiupan angin mengarah ke Tenggara-Timur.

Kemudian, angin juga mengarah ke Selatan-Tenggara dengan jarak luncur awan panas 4.600 meter. Sutopo mengatakan, dari kawah Gunung Sinabung keluar asap disertai abu vulkanik bewarna kelabu kehitaman.

“Saat Gunung Sinabung meletus, ada delapan kawasan yang diguyur hujan debu. Adapun kawasan itu yakni Desa Sukanalu, Kota Tonggal, Kuta Tengah, Gamber, Berastepu, Jeraya, dan Pintu Besi,” kata Sutopo, Rabu (27/12/2017) sore.

Ia mengatakan, kondisi Gunung Sinabung masih dalam tahap level IV. Ketika gunung meletus, lanjut Sutopo, tidak ada kepanikan, dan belum ditemukan adanya korban jiwa.
“PVMBG merekomendasikan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius 3 km dari puncak. Kemudian, radius 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara,” kata Sutopo.

Lalu, sambungnya, pada jarak 6 km dari Tenggara-Timur dan jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur Gunung Sinabung. Masyarakat yang bermukim di aliran sungai juga harus tetap waspada.

“Antisipasi bahaya lahar dingin dari Gunung Sinabung. Sebab, di hulu sungai Laborus telah terbentuk bendungan,” ungkap Sutopo.