Hotel Sepi Saat Natal dan Tahun Baru, Bali Merugi Miliaran Rupiah

 

Gambar ilustrasi

Bali, SuaraIndonesia.net – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut terjadi penurunan tingkat hunian atau okupansi hotel di Bali sekitar 10 persen pada momen libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Akibatnya, Bali berpotensi merugi sekitar Rp 13,5 miliar dari kondisi tersebut.

Peringatan kewaspadaan atau travel warning maupun travel advisory karena erupsi Gunung Agung yang dikeluarkan sejumlah negara ke Bali mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Dampaknya merembet pada tingkat okupansi hotel yang melorot.

“Volume atau okupansi turun 10 persen di libur Natal dan Tahun Baru ini,” tegas Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat dihubungi suaraindonesia.net, Jakarta, Minggu (24/12/2017). (Hs)